Jumapolo, 13/12/2018. Menjelang akan digelarnya Ujian Nasional
Berbasis Komputer (UNBK) 2019, sejumlah sekolah mulai melakukan simulasi ujian
tersebut, termasuk SMA Negeri Jumapolo Kabupaten Karanganyar Hanya saja pada
saat simulasi yang pertama ini, menghadapi beberapa kendala seperti disaat
sinkronisasi berbarengan dengan adanya pemadaman listrik oleh PLN.Serta di hari
yang sama jaringan internet dari telkom juga mengalami gangguan.
Kondisi ini seharusnya tidak boleh terjadi jika ada kerjasama
antar instansi, untungnya ini baru simulasi pertama, sehingga kita bisa memberi
penjelasan kepada siswa. Pada simulasi pertama ini SMA Negeri Jumapolo
merencanakan melaksanakan 3 hari, yaitu tanggal 11 – 13 Desember 2018, karena
kendala di atas mengakibatkan hanya bisa melaksanakan 1 hari saja.
Wakasek Kurikulum, ibu Kussetyaningsih,
M.Pd tampak sangat disibukkan dengan kondisi tersebut, karena harus
berkoordinasi dengan pihak terkait, selain itu juga banyak kesibukan lain di
saat hari-hari akhir semester dan menjelang dibagikannya laporan hasiol belajar
siswa pada hari jum’at mendatang.
Dihari ke-3 simulasi semua kendala sudah teratasi dan para siswa
pun mengikuti simulasi. Walaupun hanya satu hari, tetapi antusias siswa untuk
mengikutinya sangatlah besar. Hal ini dibuktikan dengan kehadiran siswa dan
antusias siswa untuk mengerjakan semua soal hingga waktu berakhir.
“Anak-anak
itu tidak mau keluar sebelum waktu habis”, kata Christianto
Tri Cahyono yang akrab dipanggil Pak Kris saat bertindak sebagai proktor.
Sehingga Semua berjalan sesuai jadwal, baik mulai sampai selesainya.
Sikap anak-anak yang sangat antusias dalam mengerjakan soal
ditanggapi dengan gembira oleh Kepada SMA Negeri Jumapolo, Bapak Jaka Wismono, M.Pd. Memang seperti itu seharusnya, sekolah
menyiapkan sarana-prasana yang memadai sehingga siswa pun harus memanfaatkannya
dengan baik, lanjutnya. (Om@gus).


No comments:
Post a Comment