Jumapolo (20/12/2018) – SMA Negeri Jumapolo Kabupaten
Karanganyar, Jawa Tengah memacu para siswanya untuk gemar membaca. Salah satu
cara yang dilakukan dengan menggelar Lomba Pojok Baca di setiap kelas. Program
bagian dari gerakan Literasi Sekolah ini diikuti 30 kelas, terdiri dari kelas
X, XI dan XII, baik program MIPA maupun IPS.
Tema yang diusung siswa di setiap kelasnya pun berbeda-beda dan
sangat bervariasi, mulai dari bentuk yang paling sederhana sampai bentuk yang
rumit berhasil dibuat siswa. Pembuatan pojok baca ini dilaksanakan sehabis pelaksanaan
PAS selama satu minggu.
Kriteria penilaian Pojok Baca yaitu kelengkapan, seperti buku
dan majalah. Estetika, dapat menyusun buku dengan benar. kreativitas, guru
dituntut mampu menuangkan kreativitasnya ke Pojok Baca kelasnya. Yang tidak
kalah penting adalah kebersihan dan kerapian Pojok Baca.
“Adanya Pojok baca di setiap kelas sangat bagus sekali.
Terobosan yang dilakukan SMA Negeri Jumapolo dengan mengadakan Lomba Pojok Baca
ini dapat mengenalkan dan meningkatkan kecintaan anak akan buku, serta memacu
anak untuk ber-literasi setiap saat,” kata Kussetyaningsih,
M.Pd.
Melalui program tersebut, secara tidak langsung dapat
meningkatkan minat baca anak. Kegiatan ini diharapkan dapat dilakukan secara
rutin di SMA Negeri Jumapolo. Bahkan, acara itu juga bisa menjadi contoh bagi
sekolah lain, bahwa untuk membaca buku tidak harus ke perpustakaan.
“Tetapi kita bisa membuat Pojok Baca di kelas untuk mempermudah
anak membaca buku. Sehingga, dengan adanya perpustakaan yang dibuat dengan
desain menarik dan dekat dengan anak, akan lebih meningkatkan kecintaan mereka
atas buku,” urainya.
Lomba ini sebagai bentuk apresiasi dan motivasi bagi seluruh
siswa agar lebih giat lagi membaca. Selain itu, juga untuk menumbuhkan minat
baca siswa serta kreativitasnya.
“Selain bisa
meningkatkan minat baca siswa, Lomba Pojok Baca ini juga sebagai wadah kreasi
siswa. Sekolah dituntut bisa menciptakan suasana baca yang menyenangkan di
dalam kelas,” jelas Kepala Perpustakaan SMA
Negeri Jumapolo,Drs. Paiman.





No comments:
Post a Comment